PERANAN TEKNOLOGI FINANSIAL DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING BANK SYARIAH: STUDI KASUS BANK MUAMALAT INDONESIA

Penulis

  • Chaerul Sani Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai
  • Ahrur Risar Firdaus Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai
  • Septana Arya Pratama Yudad Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Kata Kunci:

Fintech, Syariah, Muamalah, UMKM, Transfarmasi

Abstrak

Perkembangan teknologi finansial (fintech) menjadi faktor penting dalam modernisasi layanan perbankan syariah di Indonesia. Sebagai pelopor perbankan syariah nasional, Bank Muamalat Indonesia (BMI) memanfaatkan fintech untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperluas akses layanan, dan memperkuat daya saing di tengah persaingan industri keuangan yang ketat. Melalui platform digital Muamalat DIN (Digital Islamic Network), nasabah dapat melakukan berbagai transaksi dengan cepat, aman, dan transparan, termasuk pembukaan rekening, transfer dana, pembayaran QRIS, serta layanan keuangan sosial Islam seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf. Transformasi digital ini tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga menegakkan prinsip-prinsip syariah seperti amanah, ihsan, dan keadilan dalam aktivitas keuangan. Selain itu, fintech turut mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) syariah dengan mempermudah akses pembiayaan, meningkatkan efisiensi transaksi, dan memperluas pasar, termasuk bagi pelaku usaha yang belum memiliki atau memiliki akses terbatas ke layanan perbankan. Kolaborasi antara Bank Muamalat dan berbagai platform fintech syariah menjadikan inovasi digital sebagai strategi utama untuk memberdayakan ekonomi umat sekaligus mendorong inklusi keuangan yang adil dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research), yang menitikberatkan pada analisis literatur, dokumen, dan publikasi resmi terkait fintech dan perbankan syariah. Data dikumpulkan dari jurnal ilmiah, laporan industri, artikel penelitian, serta publikasi resmi Bank Muamalat dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Analisis dilakukan dengan menggunakan lembar analisis dokumen (document analysis sheet) dan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley dan Zotero. Pendekatan ini memungkinkan penelitian untuk mengevaluasi strategi digitalisasi Bank Muamalat secara menyeluruh, menilai pengaruh fintech terhadap efisiensi operasional, kualitas layanan, dan pengembangan UMKM, serta mengevaluasi kontribusi transformasi digital terhadap daya saing perbankan syariah di Indonesia. Dengan demikian, penelitian ini menekankan bahwa fintech tidak sekadar berperan sebagai alat operasional, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam membangun ekosistem keuangan syariah yang etis, inklusif, dan berkelanjutan di era digital.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30