ANALISIS EKSPOR KERAJINAN TANGAN INDONESIA KE JEPANG PERODE JANUARI-JUNI 2025
Kata Kunci:
Ekspor, Kerajinan Tangan, Jepang, Perdagangan Internasional, IndonesiaAbstrak
Ekspor merupakan salah satu komponen penting dalam perekonomian suatu negara karena mampu meningkatkan pendapatan nasional, memperluas lapangan kerja, serta memperkuat cadangan devisa. Indonesia sebagai negara yang memiliki kekayaan budaya dan sumber daya manusia kreatif mempunyai potensi besar dalam sektor kerajinan tangan. Jepang menjadi salah satu negara tujuan ekspor yang potensial di kawasan Asia karena memiliki daya beli tinggi dan minat terhadap produk berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan ekspor kerajinan tangan Indonesia ke Jepang pada periode Januari hingga Juni 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif menggunakan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ekspor kerajinan tangan Indonesia ke Jepang mencapai USD 16,4 juta. Produk yang memberikan kontribusi terbesar berasal dari kategori aksesori seperti topi tenun, topi jahit, dan bahan tekstil lainnya sebesar 20,41%. Hal ini menunjukkan bahwa produk kerajinan Indonesia memiliki daya saing dan peluang pertumbuhan yang baik di pasar Jepang.
Export is one of the important components in a country's economy because it can increase national income, expand employment opportunities, and strengthen foreign exchange reserves. Indonesia, as a country with rich culture and creative human resources, has great potential in the handicraft sector. Japan is one of the potential export destination countries in Asia due to its high purchasing power and interest in quality products. This study aims to analyze the development of Indonesian handicraft exports to Japan during the period of January to June 2025. The research method used is descriptive method with a quantitative approach using secondary data. The results show that the export value of Indonesian handicrafts to Japan reached USD 16.4 million. The largest contribution came from accessory products such as woven hats, sewn hats, and other textile materials, contributing 20.41% of total exports. This indicates that Indonesian handicraft products have competitiveness and promising growth opportunities in the Japanese market


